Genap dua bulan sudah saya berada
jauh dari rumah. Berawal dari menemani ibu perjalanan dinas, kini saya malah
menetap di pulau terbesar di Indonesia. Dunia yang sepenuhnya berbeda dari
kehidupan saya di rumah. Himpitan deret rumah tetangga, riuh bunyi klakson yang
saling bersaingan, panas yang bercampur dengan senyawa lainnya yang ikut
memenuhi udara, serta keluarga yang biasa terlihat walau pagi masih membuta. Sekarang?
Bahkan bahasa pun menjadi pengingat utama saya; bahasa yang masih terdengar
asing di telinga, apalagi untuk dimengerti makna terusannya. Bahwa, ini bukan
lagi lingkungan tempat saya dibesarkan.
ABOUT AUTHOR
Follow us
POPULAR POSTS
Advertisement
Blog Archive
Powered by Blogger.
