Negeri Sakura (5.3): Hujan Menemani Akhir Perjalanan Hari Ini
![]() |
| Spiderman |
Masuk ke dalam kawasan New York, kami memilih permainan Spiderman dan Terminator 2. Wahana Spiderman ini serupa dengan Harry Potter, yang membedakan adalah kendaraannya. Kendaraan yang saya gunakan berbentuk menyerupai mobil dengan kapasitas sekitar 20 pemain. Bergerak di atas track, pengunjung diajak mengikuti alur perkelahian yang terjadi antara Spidey dengan beberapa musuh yang berkoalisi untuk menghancurkan kota. Jika anda pernah menaiki Transformers di Universal Studio Singapore, kurang lebih hampir sama dengan Spiderman tersebut. Saya menikmati permainan itu.
![]() |
| Replika robot Terminator |
Namun, saya cukup bosan dengan Terminator 2. Bahkan kakak dan adik saya saja sempat-sempatnya tertidur. Pada wahana ini, penonton seperti menonton pertunjukan teater. Walaupun begitu, wahana ini cukup menarik dengan menampilkan teknik 3D yang digabungkan dengan pertunjukan live di atas panggungnya.
![]() |
| Universal Cool Japan |
Sebelum berkesempatan mengunjungi USJ ini, saya menyempatkan searching tentang taman hiburan ini. Hanya sekedar pengenalan medan saja. Ada yang menarik dan menjadikannya sebagai tujuan utama saat beberapa artikel dengan keyword USJ muncul di layar laptop saya. Taman bermain yang terletak di Osaka ini sedang membuka satu kawasan baru bernama Universal Cool Japan. Letaknya tak jauh dari pintu masuk dan posisinya berada di sebelah kiri jalan. Salah satu wahana yang disediakan di kawasan ini adalah Resident Evil. Melihat di cuplikan video pada laman resmi Universal Studio Japan, permainan ini sangat menarik. Pemain berperan sebagai manusia yang belum berubah menjadi zombie dan masing-masing pemain dibekali dengan pistol yang berisi dengan peluru yang terbatas. Ini layaknya sebuah misi survival untuk menghindari gigitan zombie yang dapat mengubah kita menjadi mayat berjalan tersebut. Namun sungguh disayangkan, semangat berapi-api sejak memasuki kawasan ini hilang seketika, pasalnya wahana ini sedang tidak beroperasi pada saat hari kunjungan kami. Mau gimana lagi, ya sudahlah... (T.T).
![]() |
| Patung karakter Attack on Titan |
Senja kian menyapa langit Osaka dan gelap perlahan datang di atas lahan seluas 39 hektar kala itu. Sepotong roti serta beberapa suap sponge cake coklat dan keju menemani segelas ice cappucino sore ini. Sejenak mengistirahatkan kaki dan mengisi perut yang kosong. Selepasnya, saya bertiga dengan kakak dan adik segera mengambil langkah cepat memasuki kawasan Harry Potter kembali.
Keramaian berkurang signifikan. Bahkan kami tidak diharuskan mengambil tiket khusus untuk masuk ke dalamnya. Saya dapat melihat detail yang sempat terlewat dengan lebih leluasa. Bahkan, hanya beberapa menit mengantri, saya sudah dapat bermain kembali di salah satu wahana pada kawasan ini. Beberapa toko di Hogsmeade sempat saya masuki dan beberapanya lagi hanya saya nikmati dari luar saja. Ollivanders menjadi toko yang paling diminati oleh para pengunjung, dan ini adalah satu-satunya toko yang tidak dapat dimasuki secara leluasa. Bagi pengunjung yang ingin masuk dan menikmati suasana di dalam toko yang menjual wand (tongkat sihir) ini harus rela mengantri terlebih dahulu. Saya lebih memilih toko yang dapat saya masuki secara leluasa saja, walaupun, saya sangat penasaran melihat bagian dalam toko itu.
Terletak di dalam kawasan Universal Wonderland, merry-go-around Big Bird’s Big Top Circus menjadi wahana terakhir hari ini. Berada di area ini menjadikan saya yang childish menjadi lebih kekanakan, hohoho.
Terangnya hari surut berganti gelap dan malam. Kami terduduk di trotoar jalan menanti Magical Starlight Parade. Sebuah parade dengan taburan lampu-lampu yang menghiasi setiap tokoh yang ikut serta dalam parade. Posisi kami yang tepat di tepi trotoar menjadi best spot untuk menyaksikan parade ini tanpa terhalang pengunjung lainnya.
Sebelum dimulai, saya dengan cepat menuju Universal Studio Store yang menjual segala pernak-pernik taman hiburan ini. Saya langsung menuju bagian penjualan bertema Harry Potter, lantas berdiri di depan tumpukan kotak-kotak tongkat sihir. Saya menimbang-nimbang pilihan wand mana yang akan saya pilih. Tadinya saya berniat untuk memilih wand-nya Luna Lovegood, tetapi akhirnya saya putuskan untuk mengambil milik Ron Weasley. Sebuah cinderamata yang sejak awal ingin saya bawa pulang pun terbayar lunas.
![]() |
| Jenis-jenis tongkat sihir yang dipakai di film Harry Potter |
Rombongan terakhir parade pun menjadi penutup yang manis untuk kunjungan ini. Bersama dengan ribuan langkah yang bergerak searah, saya dan keluarga keluar dari taman bermain. Santap malam dengan sepiring pasta menenangkan gejolak yang sedang kondangan di perut saya sebelum lanjut pulang. Rilai hujan dan angin malam yang dingin menyelinap masuk jaket mencubit kulit ini, menemani perjalanan pulang kami dan mengakhiri perjalanan hari ini.
Satu lagi pengalaman, perjalanan, dan cerita yang mengisi hari di negeri sakura ini, tunai sudah.
Link:
Universal Japan Studio http://www.usj.co.jp/e/
Link:
Universal Japan Studio http://www.usj.co.jp/e/






0 comments