Homemade Open Sandwich
![]() |
| Homade Open Sandwich |
Bermula dari iseng saat perut lapar karena waktu makan malam tiba, namun sedang enggan untuk mengkonsumsi nasi. Lebih tepatnya sih karena tidak ada lauk apa-apa, selain nasi itu sendiri (yaa salaam). Naluri omnivora saya pun keluar. Saya bergegas masuk dapur. Menghadap sang kulkas, lalu menginspeksi bagian dalamnya. Di dalamnya kosong dan hampa, hampir sepertiii... aaargh saya malah membuka pintu masa lalu, oh nooOO...!!! Kulkas! Kulkas! Mana kulkas? (buru-buru nyari kulkas yang beneran kulkas).
Saya menemukan sederetan telur ayam yang lagi hangout bersama komunitasnya. Keluarga bawang yang lagi ngerumpi dengan keluarga cemara. Dan bahan-bahan lain yang tidak dapat saya sebutkan di sini. Setelah menemukan bahan-bahan tersebut, saya masih belum dapat menentukan masakan yang akan saya buat. Tadinya saya ingin membuat scramble egg atau telur orak-arik. Tapi itu sudah biasa. Akhirnya saya terpikir untuk tidak membuat makanan berat tetapi hanya membuat kudapan dari telur seperti telur orak-arik namun dengan menggunakan telur rebus dan saus mayonaise. Kebetulan, di lemari juga sedang ada roti tawar. Lengkap sudah bahan-bahan yang saya perlukan.
Proses pembuatan kudapan ini pun hanya mengandalkan insting. Alhasil semua baha yang saya temukan di dalam kulkas segera saya olah menjadi kudapan layak santap. Lumayan untuk menutupi rasa lapar malam itu.
Sekedar sharing dan barangkali anda berminat untuk mencoba membuatnya juga, saya sertakan sederet bahan-bahan yang diperlukan sekaligus behind the scene-nya. Selamat mencoba!
Perhatian: Segala sesuatu yang anda lakukan adalah atas dasar kemauan anda sendiri. Saya tidak menanggung segala kemungkinan yang terjadi. Hehehe xp. Segala kemiripan terhadap bentuk dan bahan-bahan yang disajikan adalah unsur ketidaksengajaan.
Bahan-bahan yang diperlukan, yaitu:
Bahan toping
- Telur 3 butir
- Daun bawang 1 tangkai
- Bawang bombay ¼ siung
- Bawang putih 1 siung
- Cabai merah giling ± 1 sdt
- Mayonaise ± 4 sdm
- Jeruk limau 1 butir
- Keju parut secukupnya
- Bubuk cabai secukupnya
- Garam secukupnya
- Merica secukupnya
Bahan dasar
- Roti tawar 4 lembar
- Mentega (untuk olesan)
Cara membuat:
- Rebus telur selama ± 10 menit. Usahakan untuk merebus telur tidak lebih dari 10 menit. Ini saya dapatkan saat menonton siaran televisi tentang memasak dan sang chef memberitahukan tentang hal itu. Alasannya sih memang tidak disebutkan tapi sepertinya agar telur tidak terlalu matang dan selama saya menggunakan cara ini, proses merebus dengan tidak melebihi batasan waktu tersebut akan menghasilkan kuning telur yang lebih bagus. Warna jingga pada yolk akan terlihat lebih cantik. Cewek kali cantik.
- Sambil menunggu telur matang, iris-iris daun bawang, bawang bombay, dan bawang putih. Saat mengiris bawang putih, biasanya akan saya pipihkan terlebih dahulu menggunakan bagian sisi pisau agar proses pemotong jadi lebih mudah. Sudah pada tahu, kan, ya? Sudaaaah...!! (--‘).
- Setelah telur matang, rendam sebentar di dalam air dingin agar telur dapat dikupas dengan mudah. Fungsi utamanya sih supaya tangan kita nggak kepanasan saat mengupas. Yang ada melepuh ini tangan, ngupas panas-panas begitu.
- Setelah cukup dingin, jangan lupa untuk mengupas telur tersebut. Serem juga kalau makan telur sekalian sama kulit-kulitnya. Berasa makan pake kremes.
- Masukkan telur ke dalam mangkuk, bersama dengan tangan kita yang saling menggenggam erat...(krik) eh... eh? ii-ituu... maksudnya masukkan juga mayonaise, cabai merah giling, dan keju parut. Kemudian hancurkan telur menggunakan garpu, sambil diaduk secara perlahan agar bahan-bahan dapat tercampur merata.
- Masukkan daun bawang, bawang bombay, dan bawang putih yang sudah diiris ke dalam hati ini...(deeeg!) oh no! Please, not now!... (maaf ada gangguan). Masukkan bahan-bahan yng sudah diiris ke dalam campuran telur dan mayonaise. Aduk hingga tercampur. Tambahkan bubuk cabai, garam, dan merica sesuai selera anda.
- Terakhir tambahkan perasan air jeruk limau pada bahan toping. Sebelum mengiris jeruk, tekan perlahan sisi luar jeruk menggunakan telapak tangan anda sambil menggelindingkannya. Cara ini akan mempermudah keluarnya sari saat kita memeras jeruk tersebut. Pun saat mengiris jeruk, tidak perlu membelahnya menjadi dua bagian. Potong jeruk hingga 1/3 bagian lalu peras jeruk saat pisau masih berada ditengah-tengah bagian dalam jeruk. Cara ini agar mencegah biji jatuh ke dalam bahan toping. --Sudah tauuu... Iya iya, barangkali aja lupa (--‘).
- Taruh bahan toping di atas roti yang sudah diolesi dengan mentega sebanyak dua sendok makan, kemudian masukkan ke dalam microwave selama semenit. Hal ini berguna untuk menghangatkan dan sedikit mematangkan serta memberikan warna lebih cerah pada bahan toping. Saran penyajian lainnya adalah dengan memanggang roti terlebih dahulu sebelum memberikan toping atau sekaligus memanggang roti dengan toping-nya.
- Hidangkan selagi hangat dengan segelas kopi atau susu coklat dingin.
Bon Appetit


4 comments
ngiler juga ngeliatnya yo'... :D
ReplyDeleteburuan bikin mas, gampang kok buatnya. apalagi klo ada yang ngbuatin ^^
DeleteKok kak dessi belom pernah nyoba ini yoo??? :D
ReplyDeletebikin lah kak, hahaha. gampang kan itu bahan2nya
Delete